Dan
bila waktu yang akan menjawab semua
misteri ini maka biarlah aku menjadi jam yang selalu setia mengiringi
berjalannya waktu itu, segala pengorbanan yang di bayar dengan sebuah
kekecewaan selalu sulit untuk di terima, akan tetapi setiap kenyataan yang ada
di balik sebuah pengorbanan yang kita lakukan itu akan selalu bermanfaat untuk
kita di dalam mengarungi lautan kehidupan yang penuh akan ombak dan badai yang
setiap saat bisa saja menenggelamkan kita bersama dengan perahu yang penuh
dengan kisah yang selalu setia membawa kita mengarungi kerasnya hidup ini.
Semua yang terjadi di dalam hidup ini hanyalah sebuah misteri yang belum
terpecahkan, tugas kita hanyalah berjalan mengikuti permainan yang telah di
atur sedemikian rupa dan telah tersusun dengan rapi sehinggah terlihat bagaikan
berjalan dengan sendirinya.
muhammad reza
Kamis, 03 Mei 2012
Senin, 30 April 2012
Perasaan
seorang sahabat tentang kerelaannya untuk melepaskan orang yang di sayanginya,
pada saat hati berkata tak sanggup untuk berpisah pada saat rasa yang ada tak
seperti biasanya ketika bibir dan hati telah berkata
sama, ketika semuanya tak dapat di bohongi lagi, dan pada saat bersamaan pula
muncullah sebuah
badai yang menjadi penghalang yang harus
memisahkan perasaan mereka berdua walaupun tak seharusnya mereka berpisah hanya
karena badai yang tak seharusnya muncul di antara dua hati yang telah saling
memiliki. Semoga hasil
dari merenung mu sobat dapat menjadi hasil yang dapat kalian terima berdua.
“Semuanya
terasa biasa aku dengan hidupku kaupun dengan hidupmu, akan tetapi segala
bentuk perhatianmu, tingkah lakumu, dan kepribadianmu membuat hatiku menaruh
separuh harapan untukmu. Tapi apa daya, seiring tumbuhnya perasaan ini beribu
cercaan datang kepadaku berjuta hinaan menghampiriku. Sungguh berat menjauhimu,
apalagi melupakanmu akan tetapi mungkin ini yang terbaik untuk kita semua
meskipun air mata ini menghiasi kerelaanku. Ku coba tuk tegar, tabah, rela demi
sahabat dan untuk kita semua.”
Semua
pengorbanan yang kalian lakukan seharusnya dapat terbayar dengan sebuah hasil
yang kalian impikan bersama, akan tetapi sebuah kenyataan yang kalian dapatkan
menjadi sebuah mimpi yang tak pernah kalian inginkan, mimpi yang di mana bukan
kalian yang menjalaninya, mimpi yang hanya membawa kegelapan di dalam hidup
salah satu dari kalian berdua dan membawa cerita yang menakutkan dan
menyedihkan untuk kalian ingat kembali. Satu yang harus kalian yakini bahwa
apabila langkah terhenti itu bukan berarti hidupmu sampai di sini, tersenyum
dan menangis hal yang sangat mudah di lakukan untuk mencoba mengatasi sebuah
masalah.
Senin, 02 April 2012
Perasaan di dalam penantian ibarat hidup di dalam mimpi yang tak kunjung terbangunkan, menjadikan hidup ini bagaikan perjalanan panjang tanpa perhentian yang pasti. Perjalanan kehidupan ini menjadi guru yang tegas yang mengajarkan kita untuk selalu sabar dan senantiasa menunggu di dalam ketidak pastian yang selalu membuat kita bertanya-tanya kapan jawaban yang kita inginkan datang, karena kenyataan tak selalu seperti dengan apa yang kita inginkan. Menjadikan kita sebagai manusia yang selalu ingin menjadi yang terbaik dari yang pernah ada walaupun kita sadar bahwa kita bisa saja jatuh ke dalam lubang yang gelap dan sepi, tempat di mana tidak ada lagi orang yang memberi motivasi karena ke egoisan yang pernah kita lakukan, penghianatan yang pernah terjadi walaupun tidak di sengaja, itu semua menjadikan kita harus lebih berperan aktiv di dalam sebuah kisah yang kita buat sendiri, kisah yang harus kita jalankan sebaik mungkin, sematang mungkin, karena semuanya itu berada di tangan kita sendiri, kita hanya harus menentukan pilihan karena kita berada di dalam banyak pilihan yang sama-sama memiliki keuntungan dan kekurangan. Yang harus kita sadari saat ini ialah hidup ini merupakan sebuah pilihan, tugas kita hanya memilih satu pilihan dan kita tak perlu menyesali pihan yang kita pilih, karena itulah hidup yang sebenarnya. Semuanya akan membuat kita menjadi lebih tegar menghadapi setiap permasalahan yang ada. Sampai saatnya kita menemukan satu jawaban yang memberi kita kepastian yang telah lama kita nantikan, memberikan cahaya di dalam lubang gelap yang sepi tanpa seorang teman yang mengerti apa yang sedang kita alami, apa yang kita harapkan, apa yang menjadi masalah di dalam hidup kita. Memberikan sebuah pagi yang baru di dalam hari yang baru, memberikan kesejukan bagi jiwa yang sepi di hari yang cerah di pagi yang baru . akan tetapi siapakah cahaya itu? Semoga waktu yang dapat membantu kita menemukan cahaya yang membawa kedamaian itu.
Senin, 26 Maret 2012
kehidupan dalam penantian yang panjang...
hidup ini bagaikan mimpi yang di tunggu untuk terbangunkan.
hidup ini bagaikan rumput kecil yang tumbuh di gurun pasir yang sepih...
kenyataan yang dapat di dapatkan melalui penantian yang sangat lama dan panjang..
menunggu di dalam kesendirian, manjadi hal yang dapat di lakukan untuk mendapatkan kenyataan yang pasti.
hidup ini bagaikan rumput kecil yang tumbuh di gurun pasir yang sepih...
kenyataan yang dapat di dapatkan melalui penantian yang sangat lama dan panjang..
menunggu di dalam kesendirian, manjadi hal yang dapat di lakukan untuk mendapatkan kenyataan yang pasti.
Minggu, 22 Januari 2012
sebuah cerita
Malam belum terlalu larut, jam di handphone baru menunjukkan pukul 20.00 WIB, namun suasana kampungku sudah sepi, apalagi tadi sore hujan deras semakin membuat orang-orang malas keluar rumah. Baru saja aku matikan lampu di ruang tamu, dibalik pintu seperti ada sesosok bayangan orang, saat kuintip dari lubang kunci memang ada sesosok manusia, dari lubang kecil itu aku masih bisa menangkap pakaian dan perawakan orang dibalik pintu. meski samar aku mulai mengenalinya, tanpa berpikir panjang lagi, segera aku buka pintu.
” kamu to slank? ngapain didepan pintu dari tadi, ayo masuk ! ” tak salah dugaanku dia memang faiz, tapi lebih suka dipanggil slank, dia penggemar group band slank.
” tak kira wis tidur sampeyan kang “. jawab slank sambil menggeser kursi tamu yang terbuat dari busa milikku yang sudah bolong-bolong saking lamanya
” belumlah, masak kalong jam segini tidur? “
” mau minum apa ?” yang ditanya malah ngeloyor mauk ke ruang tengah dan membuka kulkas
” kulkasnya isinya cuma air putih doang, bikin kopi aja ya?”
” siap kang, tapi ada temennya kan?” slank mulai beraksi meracik kopi
” yo , ini tadi ada yang datang bawain sate kambing, lumayan kan hujan-hujan ada yang ngasih sate ” jawabku
” wah mantab kang . sip pokok men ” slank kian bersemangat
Begitulah malam itu kami menikmati kopi disanding dengan sate kambing, sambil diringi nyanyian kodok sawah yang bersahutan.
” kalau ada pisang goreng atau ubi rebus tambah gayeng yo kang?” suara slank disela-sela menikmati sate dan kopi
” nah itu ….. bagaimana kita bisa menikmati hidup kalau yang didepan mata tidak disyukuri malah mengharap yang nggak ada?”
” kan cuma seandainya kang? bukan nggrundel ” kilah slank
” ya benar, tapi kata pepatah ” bahagia adalah ketika kita menerima apa yang ada pada diriku tanpa membanding-bandingkan dengan yang lainnya “
” kalau ditangan kita sate ya jangan mikirin pisang goreng atau ubi goreng yang nggak ada, nanti kenikmatan sate ini tercemari dan berkurang, begitu maksudnya “.
” oooo… gitu ya? yo… yo… yo…. ” kebiasaan slank kalau sudah terpojok
” kang sebenarnya aku mau curhat iki ” suara slank tiba-tiba berubah serius
” waduh …. sepertinya omong tua ya? ” candaanku
” serius kang” slank rada cemberut mukanya
” piye …. piye …..??? aku mulai pasang wajah serius pula biar slank tidak semakin manyun
” begini kang ………
Slank mulai menceritakan problem yang sedang menimpanya, dia sudah 3 tahun menjalin hubungan dengan seorang wanita teman sekolahnya dulu, 2 tahun terakhir dia ditinggal bekerja ke luar negeri, dia berjanji habis masa kontrak 2 tahun dia akan pulang, ternyata dia nambah lagi 1 tahun. Dengan sabar dan setia slank menantikan kekasihnya pulang. Namun sudah 2 minggu terakhir menjelang kepulangannya dia didatangi kakak dari kekasihnya, memberitahukan supaya slank tidak usah mengharapkan adiknya lagi, karena sekarang dia sudah menikah dengan anak majikannya di luar negeri sana.
” ini dia titip amplop buat kamu faiz ” ucap kakak kekasihnya
” ini kang amplopnya, kang tahu apa isinya? uang 10 juta kang ” ucap slank dengan terbata-bata
” ada suratnya kan? ” tanyaku
” tak ada secuil pun, lewat kakaknya dia titip pesan, uang itu buat ganti pulsa selama 3 tahun aku sering menelponnya, kalau kurang jangan sungkan katanya ” suara slank semakin parau
Aku tidak berani berkata-kata lagi, aku biarkan slank menangis, setelah slank agak tenang, aku mencoba membesarkan hatinya ;
” sudahlah slank, itu sudah menjadi taqdir, dia memang bukan yang terbaik buat kamu, insya Allah akan diganti dengan yang lebih baik lagi “
” iya kang, aku tidak menyesali akhir kisah ini, tapi mengapa dia menusuk hatiku dengan uang, apa karena dia sekarang sudah berkelimang dengan harta, lantas diriku yang miskin ini dianggap sudah tidak punya harga diri dan perasaan? aku memang miskin tapi tidak pernah mengemis, aku sengaja terima uang ini, karena aku bernaksud mengembalikannya secara langsung “
” maksudmu?’
” aku akan mendaftar jadi TKI, dengan bekal alamat dari kakaknya aku akan cari dia, aku akan kembalikan uang ini, biar rasa penasaranku ini terbayarkan ” suara slank berubah tegar, gemetar suaranya mengisyaratkan amarah yang menggejolak didadanya.
Aku tidak mau meneruskan percakapan malam ini, karena slank masih terbawa emosi, aku pikir biarlah nanti dilain waktu aku akan mencoba membujuknya agar mengurungkan niatnya, tapi ternyata aku sudah terlambat, slank sudah berangkat ke negeri sakura. Lalu bagaimana kisah slank dinegeri sakura?
Note :
Itulah kehidupan, kita sering bersemangat ketika merajut mimpi masa depan yang penuh keindahan, namun kita lupa mempersiapkan diri untuk menerima kenyataan andai mimpi-mimpi indah itu berubah mimpi buruk, penulis ingat satu kisah, disuatu kota diadakan lomba balap mobil-mobilan, semua kontestan menjagokan mobil-mobilannya, ada yang made in japan,german, amrik, tap ada 1 anak yang hanya mempunyai mobil-mobilan dari kaleng-kaleng bekas.
Lomba pun segera dimulai, masing-masing peserta meletakkan mobil-mobilannya digaris start, sesaat sebelum lomba, anak-anak ini diminta berdo’a dulu. dengan tepuk tangan meriah lomba pun digelar, setelah menunggu beberapa waktu, tak ada yang menyangka, si anak dengan mobil-mobilan dari kaleng bekas keluar sebagai juara.
seorang dengan badan agak tambun yang menjadi ketua perlombaan itu menghampiri sang juara, sambil berbisik dia bertanya ;
” do’a apa yang kamu baca nak sehingga kamu menang?” tanya bos perlombaan
” saya berdo’a semoga saya tidak menagis kalau saya kalah nanti ” jawab anak itu dengan polos
Yag bertanya diam tanpa kata, terbayang dikepalanya , betapa kita semua sering berdo’a memninta pada Allah agar rival kita tersungkur supaya kita menang, jiwa kita dipersiapkan untuk menang. dan kita melupakan permohonan untuk diberi kekuatan kalau kita kalah dalam perlombaan hidup ini. maka ketika kita tidak mencapai garis finish sebagai pemenang, kecewa, frustasi dengan gampang bercokol di jiwa kita./my/to/10.
Langganan:
Postingan (Atom)